Kain Kelas A:
Kain kelas A memiliki tingkat keamanan tertinggi. Cocok untuk produk bayi seperti popok, popok, pakaian dalam, oto, piyama, sprei, dll. Tingkat keamanan tertinggi, kandungan formaldehida tidak boleh melebihi 20mg/kg, tidak mengandung pewarna amina aromatik karsinogenik, nilai pH mendekati netral, iritasi kulit minimal, tahan luntur warna tinggi, serta tidak mengandung logam berat dan zat berbahaya lainnya.
Kain kelas B:
Cocok untuk dipakai sehari-hari oleh orang dewasa, produk yang bersentuhan langsung dengan kulit seperti kemeja, T-shirt, rok, celana, dll. Tingkat keamanannya sedang, kain Kelas B tidak boleh melebihi 75mg/kg, tidak mengandung karsinogen yang diketahui, Nilai pH sedikit menyimpang dari netralitas, tahan luntur warna baik, dan kandungan zat berbahaya memenuhi standar keamanan umum.
Kain Kelas C:
Cocok untuk produk yang tidak bersentuhan langsung dengan kulit, seperti jas, gorden, dll. Faktor keamanannya rendah, kandungan formaldehida memenuhi standar dasar, mungkin mengandung sedikit bahan kimia, namun tidak melebihi batas keamanan. , nilai pH mungkin menyimpang dari netral, tetapi tidak akan menyebabkan kerusakan nyata pada kulit, tahan luntur warna rata-rata, dan mungkin ada sedikit pemudaran.
Seberapa banyak yang Anda ketahui tentang tingkat keamanan kain?
Sepasang
Ciri-ciri kain satinKirim permintaan
